K I T A B   S U C I
[VER] : [KITABSUCI]
[TAURAT]  [ZABUR]  [INJIL] 
[ARTIKEL]

<<  Allah yang Esa >> 
Halaman 3

Pencipta yang Tiada Banding-Nya Menuntut Pengabdian Kita

Kreativitas utama atas segala sesuatu adalah dari Allah. Allah adalah kecerdasan utama dan akal yang abadi. Dan akal kedua adalah akal manusia, yang tidak abadi. Sebab itulah, manusia wajib tunduk dan patuh kepada Allah.

Nabi Musa : Sang Pencipta Menuntut Pengabdian yang Hanya Ditujukan Kepada-Nya.

Allah satu-satu-Nya. Allah yang Esa itu unik, berarti berada dalam sebuah kategori tersendiri terpisah dari segala yang lain. Ia menuntut umat-Nya untuk khusus hanya menyembah Dia saja. Para pesaing ALLAH (ilah-ilah) sebenarnya adalah ‘bukan-ilah’ dan mereka tidak efektif (tidak menghasilkan/tidak bisa memberikan apa yang diharapkan). Inilah tujuan penciptaan Allah atas makhluk-Nya, yakni, beribadah hanya kepada Allah saja. Di antaranya ada makhluk-makhluk gaib seperti malaikat dan benda-benda gaib lain. Mereka semua tunduk kepada Allah swt. Manusia dan golongannya tunduk kepada Allah swt. Langit dan bumi serta isinya tunduk kepada-Nya.

At-Taurat, Surah Ulangan 32:1-22

1“Perhatikanlah, hai langit, aku hendak berkata-kata. Dengarlah, hai bumi, ucapan mulutku.

2Biarlah pengajaranku menitik bagai hujan dan perkataanku menetes bagai embun, bagai hujan rintik-rintik ke atas rumput muda, bagai hujan lebat ke atas tumbuh-tumbuhan.

3Aku hendak memasyhurkan nama ALLAH. Nyatakanlah keagungan Tuhan kita!

4Gunung Batu yang sempurna pekerjaan-Nya karena adil segala jalan-Nya. Tuhan yang setia, tanpa kecurangan. Ia adil dan benar.

5Mereka berlaku busuk terhadap Dia. Karena noda mereka, mereka bukan lagi anak-anak-Nya, suatu generasi yang bengkok dan belat-belit.

6Begitukah balasanmu terhadap ALLAH, hai bangsa yang bodoh dan tidak bijak? Bukankah Ia Bapamu yang menebus engkau, yang menjadikan dan mengokohkan engkau?

7Ingatlah zaman dahulu, perhatikanlah tahun-tahun angkatan yang lalu. Tanyakanlah kepada ayahmu, maka ia akan memberitahukannya kepadamu; kepada para tua-tuamu, maka mereka akan mengatakannya kepadamu.

8Ketika Yang Mahatinggi membagi-bagikan milik pusaka kepada bangsa-bangsa, ketika Ia memisah-misahkan bani Adam, Ia menetapkan daerah bangsa-bangsa menurut jumlah bani Israil.

9Tetapi bagian ALLAH adalah umat-Nya, Yakub adalah bagian milik pusaka-Nya.

10Didapati-Nya dia di daerah padang belantara, di gurun yang tandus, tempat binatang mengaum. Dikelilingi-Nya dia, diperhatikan-Nya, dan dijaga-Nya seperti apa yang disayangi-Nya.

11Bagai rajawali mengguncang-guncangkan sarangnya, melayang-layang di atas anak-anaknya, mengembangkan sayapnya, mengambil mereka, dan membawa mereka di atas sayapnya,

12demikianlah ALLAH sendiri menuntun dia dan tidak ada ilah asing menyertai dia.

13Dibuat-Nya dia menunggangi tempat-tempat tinggi di bumi, sehingga ia menikmati hasil ladang. Dibuat-Nya dia mengisap madu dari bukit batu, dan minyak dari gunung batu yang keras,

14dadih dari kawanan sapi dan susu dari kawanan kambing domba, dengan lemak anak-anak domba; domba-domba jantan muda dari Basan dan kambing-kambing jantan, dengan gandum yang terbaik; juga dari buah anggur yang diperas kauminum air anggur.

15Yesyurun menjadi gemuk dan menendang ke belakang. Engkau menjadi gemuk, besar, dan tambun! Ia meninggalkan Allah yang telah menjadikannya dan menghina Gunung Batu sumber keselamatannya.

16Mereka menggusarkan Dia dengan ilah-ilah asing, mereka membangkitkan murka-Nya dengan dewa-dewa kekejian.

17Mereka mempersembahkan kurban kepada setan-setan, bukan Tuhan; kepada dewa-dewa yang tidak mereka kenal, dewa-dewa baru yang belum lama muncul, yang tak ditakuti oleh nenek moyangmu.

18Engkau mengabaikan Gunung Batu yang menciptakanmu, dan engkau melupakan Allah yang menjadikanmu.

19ALLAH melihat hal itu dan menolak mereka, sebab murka-Nya telah dibangkitkan oleh anak-anak-Nya baik lelaki maupun perempuan.

20Firman-Nya, ‘Aku akan menyembunyikan hadirat-Ku dari mereka. Aku akan melihat bagaimana kesudahan mereka, karena mereka itu angkatan yang serong, anak-anak yang tidak setia.

21Mereka menggusarkan Aku karena menduakan Aku dengan yang bukan Tuhan, mereka membangkitkan murka-Ku dengan berhala mereka. Sebab itu Aku akan menggusarkan mereka dengan yang bukan umat, Aku akan membangkitkan amarah mereka dengan bangsa yang bodoh.

22Dalam murka-Ku api tersulut, menyala-nyala sampai ke alam kubur yang terbawah. Bumi dan hasilnya dilalapnya, dan dasar-dasar gunung dihanguskannya.

At-Taurat, Surah Ulangan 32:36-47

36ALLAH akan membela perkara umat-Nya dan berbelaskasihan kepada hamba-hamba-Nya, apabila dilihat-Nya kekuatan mereka lenyap dan tidak ada yang tersisa, baik orang kurungan maupun orang merdeka. gunung batu tempat mereka berlindung,

38yang memakan lemak kurban sembelihan mereka dan meminum anggur persembahan minuman mereka? Biarlah mereka bangkit menolong kamu, biarlah mereka menjadi tempat persembunyian bagimu.

39Ketahuilah sekarang, sesungguhnya Aku sendirilah Dia. Tidak ada Tuhan di samping-Ku. Akulah yang mematikan, Aku pulalah yang menghidupkan. Tidak ada yang dapat melepaskan sesuatu dari tangan-Ku.

40Sesungguhnya, Kuangkat tangan-Ku ke langit dan berfirman: Demi Aku yang hidup untuk selama-lamanya!

41Jika Aku mengasah pedang-Ku yang berkilat-kilat, dan tangan-Ku memegang penghukuman, maka Aku akan menuntut balas atas lawan-lawan-Ku dan mengganjar orang-orang yang membenci Aku.

42Aku akan membuat anak-anak panah-Ku mabuk darah, sementara pedang-Ku memakan daging: darah orang-orang yang terbunuh dan orang-orang yang ditawan, dari kepala-kepala para pemimpin musuh.’

43Hai bangsa-bangsa, bersorak-sorailah bersama umat-Nya, karena Ia akan membalaskan darah hamba-hamba-Nya dan menuntut balas atas lawan-lawan-Nya. Ia akan mengadakan pendamaian bagi tanah-Nya dan umat-Nya.”

44Kemudian Musa beserta Yusak bin Nun datang untuk memperdengarkan segala perkataan nyanyian itu kepada bangsa itu.

45Setelah Musa selesai memperdengarkan segala perkataan itu kepada semua orang Israil, 46berkatalah ia kepada mereka, “Taruhlah di hatimu segala perkataan yang kusampaikan kepadamu pada hari ini. Perintahkanlah anak-anakmu untuk melakukan segala perkataan hukum Taurat ini dengan setia, 47karena perkataan ini bukanlah perkataan yang sia-sia bagimu, melainkan kehidupanmu. Dengan perkataan ini umurmu akan lanjut di tanah yang akan kamu miliki setelah menyeberangi Sungai Yordan.”

Sudahkah turun kepadamu isu hukum Taurat itu di hatimu?