K I T A B   S U C I
[VER] : [KITABSUCI]
[TAURAT]  [ZABUR]  [INJIL] 
[ARTIKEL]

<<  Keluarga Sakinah >> 
Halaman 18

Sesi 18: Konflik dalam Keluarga

1. Menghindari Pertengkaran

Pepatah Sulaiman 20:1-3

1Anggur itu pencemooh, minuman keras itu pembuat gaduh, siapa terhuyung-huyung karenanya tidaklah bijak. 2Kengerian yang ditimbulkan raja ibarat auman singa muda, siapa membangkitkan amarahnya, kehilangan nyawanya. 3Terhormatlah orang yang menjauhi pertengkaran, tetapi setiap orang yang bodoh suka berbantah.

Pepatah Sulaiman 29:11

11Orang bodoh melampiaskan segala kemarahannya, tetapi orang bijak menahan diri.

2. Meredakan Pertengkaran

Pepatah Sulaiman 15:1

1Jawaban yang lemah lembut meredakan murka, tetapi perkataan yang tajam membangkitkan amarah. 2Lidah orang bijak membuat pengetahuan menarik, tetapi mulut orang bodoh mencurahkan kebodohan.

3. Jangan Beri Kesempatan Kepada Syaiton

26Apabila kamu marah, jangan sampai kamu berbuat dosa: Jangan simpan amarahmu hingga matahari terbenam, 27dan jangan beri kesempatan kepada Iblis.

4. Membalas kejahatan dengan berkah

Al Injil, Surah 1 Petrus 3:8-12

8Akhirnya, hendaklah kamu semua sehati, saling menyayangi, mengasihi semua saudara seiman, lemah lembut, dan rendah hati. 9Janganlah kamu membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki. Sebaliknya, hendaklah kamu membalas perbuatan-perbuatan itu dengan memohonkan berkah dari Allah. Karena untuk hal yang demikianlah kamu sudah dipanggil, yaitu untuk menerima berkah dari Allah. 10Sebab, “Orang yang ingin menikmati hidupnya dan ingin mengalami hari-hari yang baik, hendaklah ia menjaga lidahnya dari hal-hal yang zalim, dan bibirnya dari ucapan-ucapan yang menipu. 11Hendaklah ia menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik. Hendaklah ia mengusahakan perdamaian dan terus memperjuangkannya. 12Karena mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya mendengarkan doa-doa mereka. Tetapi wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat.”