K I T A B   S U C I
[VER] : [KITABSUCI]
[TAURAT]  [ZABUR]  [INJIL] 
[ARTIKEL]

<<  Kisah Teladan Nabi >> 
Halaman 15

Ketetapan Syariat, Perintah, dan Larangan (Hukum Allah kepada Nabi Musa)

Kesepuluh Perintah Allah

KST, Surah Keluaran 20:1-21

1Lalu Allah menyampaikan seluruh firman ini: 2”Akulah ALLAH, Tuhanmu, yang membawa engkau keluar dari Tanah Mesir, dari tempat perhambaan.

3Jangan ada padamu ilah lain selain Aku.

4Jangan membuat bagimu patung ukiran dan wujud apa pun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. 5Jangan sujud menyembahnya atau beribadah kepadanya, karena Aku, ALLAH, Tuhanmu, adalah Tuhan yang tidak mau diduakan, yang membalaskan kesalahan ayah kepada anak-anaknya, kepada keturunan ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku.[cc] 6Namun, Aku menunjukkan rahmat-Ku kepada beribu-ribu orang yang mengasihi Aku dan yang memegang teguh perintah-perintah-Ku.

7Jangan menggunakan nama ALLAH, Tuhanmu, dengan sembarangan, karena ALLAH akan memandang bersalah orang yang menggunakan nama-Nya dengan sembarangan.

8Ingatlah hari Sabat dan jagalah kesuciannya. 9Enam hari lamanya engkau harus bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, 10tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat bagi ALLAH, Tuhanmu. Pada hari itu jangan lakukan pekerjaan apa pun baik engkau, anak lelakimu, anak perempuanmu, hambamu yang laki-laki, hambamu yang perempuan, binatangmu, ataupun pendatang yang ada di kotamu. 11Karena enam hari lamanya ALLAH menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, lalu Ia berhenti pada hari ketujuh. Itulah sebabnya ALLAH memberkahi hari Sabat dan menjadikannya suci.

12Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang dikaruniakan ALLAH, Tuhanmu, kepadamu.

13Jangan membunuh.

14Jangan berzina.

15Jangan mencuri.

16Jangan memberi kesaksian dusta tentang sesamamu.

17Jangan mengingini rumah sesamamu. Jangan mengingini istri sesamamu, hambanya baik laki-laki maupun perempuan, sapinya, keledainya, atau apa pun yang dipunyai sesamamu.”

18Seluruh bangsa itu menyaksikan guruh dan kilat, bunyi sangkakala, dan gunung yang berasap. Maka gemetarlah mereka ketakutan lalu berdiri jauh-jauh. 19Kata mereka kepada Musa, “Engkau sajalah yang berbicara kepada kami, kami akan mendengarkan. Jangan Allah yang berbicara kepada kami, nanti kami mati.” 20Kata Musa kepada bangsa itu, “Jangan takut, karena ALLAH telah datang untuk menguji kamu supaya ketakwaan kepada-Nya selalu ada padamu sehingga kamu tidak berbuat dosa.” 21Bangsa itu berdiri jauh-jauh, tetapi Musa menghampiri kelam pekat tempat Allah hadir.

Perjanjian Transformasi Qalbu

Nabi Yeremia 31:31-34

31Sesungguhnya, waktunya akan datang,” demikianlah firman ALLAH, “bahwa Aku akan mengikat perjanjian baru dengan kaum keturunan Israil dan kaum keturunan Yuda. 32Bukan seperti perjanjian yang Kuikat dengan nenek moyang mereka pada waktu Aku menuntun mereka keluar dari Tanah Mesir. Perjanjian-Ku itu telah mereka ingkari, sungguhpun Aku ini seperti suami bagi mereka[dd],” demikianlah firman ALLAH. 33Inilah perjanjian yang akan Kuikat dengan kaum keturunan Israil sesudah waktu itu,” demikianlah firman ALLAH, “Aku akan menaruh hukum-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka. Aku akan menjadi Tuhan mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku. 34Tak usah lagi mereka mengajar kawannya masing-masing atau saudaranya masing-masing dengan mengatakan, ‘Kenalilah ALLAH,’ karena mereka semua, dari yang kecil sampai yang besar, akan mengenal Aku,” demikianlah firman ALLAH. “Aku akan mengampuni kesalahan mereka dan tidak akan mengingat dosa mereka lagi.”