K I T A B   S U C I
[VER] : [KITABSUCI]
[TAURAT]  [ZABUR]  [INJIL] 
[ARTIKEL]

<<  Kisah Teladan Nabi >> 
Halaman 32

Semua yang Disabdakan Para Nabi

KSI, Surah Luqas 24:13-49

13Pada hari itu juga, dua orang dari antara para pengikut Isa sedang dalam perjalanan menuju sebuah kampung bernama Emaus, yang letaknya sekitar sebelas kilometer dari Yerusalem. 14Sambil berjalan mereka ber-cakap-cakap tentang semua yang telah terjadi. 15Sementara mereka berbicara dan bertukar pikiran mengenai hal-hal itu, Isa sendiri datang mendekati mereka dan berjalan bersama-sama mereka. 16Meskipun demikian, ada sesuatu yang membuat mereka tidak mengenali-Nya. 17Isa bersabda kepada mereka, “Apa yang kamu perbincangkan sementara kamu berjalan?” Mereka pun berhenti dengan muka yang sedih. 18Salah seorang dari mereka yang bernama Kleopas menjawab, “Apakah Engkau satu-satunya pendatang di Yerusalem yang tidak mengetahui semua hal yang terjadi beberapa hari terakhir ini di situ?” 19Sabda Isa, “Hal-hal apakah itu?” Jawab mereka, “Mengenai Isa, orang Nazaret itu. Ia adalah seorang nabi. Perkataan dan perbuatan-Nya penuh kuasa, baik di hadapan Allah maupun di hadapan seluruh bangsa. 20Imam-imam kepala dan para pemimpin bangsa kita menyerahkan Dia untuk dihukum mati, lalu Ia disalibkan. 21Padahal sebelumnya kami berharap bahwa Dia itulah yang akan membebaskan bangsa Israil. Hari ini adalah hari yang ketiga sejak semua itu terjadi. 22Akan tetapi, beberapa perempuan di antara kami mengejutkan kami. Pagi-pagi sekali ketika mereka pergi ke makam, 23mereka tidak melihat jenazah Isa di situ. Mereka kembali dan mengatakan kepada kami bahwa malaikat telah menampakkan diri kepada mereka dan berkata bahwa Isa hidup. 24Beberapa di antara teman-teman kami pergi ke makam dan mendapati bahwa apa yang dikatakan oleh perempuan-perempuan itu benar. Tetapi mereka tidak melihat Isa.” 25Lalu Isa bersabda kepada mereka berdua, “Hai kamu orang yang bodoh! Betapa lambannya kamu mempercayai semua yang sudah dikatakan oleh para nabi! 26Bukankah untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya, Al Masih harus terlebih dahulu mengalami semua penderitaan itu?” 27Kemudian Ia menjelaskan kepada mereka, semua yang sudah tersurat di dalam Kitab Suci mengenai diri-Nya, mulai dari kitab-kitab yang disampaikan melalui Nabi Musa sampai kepada kitab-kitab yang disampaikan melalui nabi-nabi lainnya.

28Pada waktu mereka bertiga hampir tiba di kampung tujuan mereka, Isa berbuat seolah-olah Ia akan berjalan terus. 29Akan tetapi, kedua pengikut Isa itu mencegah Dia. Mereka berkata, “Tinggallah di sini dengan kami. Sebentar lagi malam dan hari sudah mulai gelap.” Maka Isa pun masuk dan hendak bermalam di situ dengan mereka. 30Ketika Ia duduk makan dengan mereka, Ia mengambil roti lalu mengucap syukur atasnya. Kemudian roti itu dipecah-pecahkan-Nya dan diberikan kepada mereka. 31Pada waktu itu, mata mereka terbuka sepenuhnya sehingga mereka mengenal bahwa Dia-lah Isa. Tetapi pada saat itu juga lenyaplah Ia dari pandangan mereka. 32Mereka berkata satu sama lain, “Bukankah hati kita berkobar-kobar di tengah jalan sementara Ia berbicara dengan kita dan menerangkan isi Kitab Suci kepada kita?” 33Pada saat itu juga mereka bangkit berdiri lalu kembali ke Yerusalem. Di sana mereka mendapati kesebelas pengikut Isa sedang berkumpul bersama yang lainnya. 34Mereka yang di Yerusalem itu berkata kepada keduanya, “Sungguh, Junjungan kita Yang Ilahi sudah bangkit! Ia sudah menampakkan diri-Nya kepada Simon!35Lalu keduanya menceritakan juga kepada mereka semua apa yang terjadi di tengah jalan dan bagaimana mereka mengenali Isa ketika Ia memecah-mecahkan roti dengan tangan-Nya.

36Sementara mereka masih berbicara mengenai hal itu, tiba-tiba Isa berdiri di tengah-tengah mereka dan mengucapkan salam kepada mereka. 37Mereka terkejut dan takut, sebab mereka menyangka bahwa mereka sedang melihat hantu. 38Sabda Isa kepada mereka, “Mengapa kamu terkejut? Mengapa timbul keragu-raguan di dalam hatimu? 39Lihatlah tangan-Ku dan lihatlah kaki-Ku. Aku sendirilah ini! Sentuhlah Aku dan lihatlah, sebab hantu tidak berdaging dan tidak bertulang, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku.” 40Setelah bersabda demikian, Isa menunjukkan tangan-Nya dan kaki-Nya kepada mereka semua. 41Mereka masih belum dapat mempercayainya sebab mereka terlalu gembira dan heran. Oleh karena itu, bersabdalah Isa kepada mereka, “Apakah kamu punya makanan di sini?” 42Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng. 43Ia menerimanya dan memakannya di depan mereka. 44Lalu sabda-Nya kepada mereka, “Inilah yang Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu. Aku berkata bahwa semua yang sudah tersurat mengenai Aku harus digenapi, baik dalam Kitab Suci Taurat yang disampaikan melalui Nabi Musa, dalam kitab tulisan para nabi, dan dalam Kitab Zabur.” 45Lalu Ia membuat pikiran mereka menjadi terang sehingga mereka dapat mengerti isi Kitab Suci. 46Kemudian Ia bersabda kepada mereka, “Di dalam Kitab-kitab Suci sudah tersurat, ‘Al Masih harus mati, tetapi Ia akan hidup lagi pada hari yang ketiga.’ 47Sudah tersurat juga bahwa atas nama Al Masih itu berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem. 48Kamulah yang menjadi saksi atas semuanya itu. 49Aku akan mengirim kepadamu apa yang sudah dijanjikan oleh Bapa-Ku. Akan tetapi, kamu harus tetap tinggal di kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kuasa dari tempat tinggi.”

Maryam/19:33-34     (Berkata Isa), dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali." Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya.