K I T A B   S U C I
[VER] : [KITABSUCI]
[TAURAT]  [ZABUR]  [INJIL] 
[ARTIKEL]

<<  Kisah Teladan Nabi >> 
Halaman 8

Rahmat dan Murka/Azab Allah

Sembahyang Nabi Ibrahim dan Keduniawian

Kitab Suci Taurat, Surah Kejadian 13:1-18

1Maka pergilah Abram dari Mesir menuju Tanah Negeb bersama istrinya dan segala sesuatu yang dimilikinya. Lut pun turut bersamanya. 2Abram sangat kaya. Ternak, perak, dan emasnya sangat banyak. 3Ia melanjutkan perjalanannya tahap demi tahap dari Tanah Negeb menuju Bait-El, lalu sampai di antara Bait-El dan Ai, di tempat kemahnya berdiri mula-mula, 4juga di tempat ia membangun mezbah dahulu. Di situ Abram menyerukan nama ALLAH. 5Lut, yang turut pergi bersama Abram, juga memiliki kawanan kambing domba, kawanan sapi, dan sejumlah kemah. 6Maka tidaklah muat negeri itu untuk mereka tinggali bersama-sama. Harta benda mereka begitu banyak, sehingga mereka tidak dapat tinggal bersama-sama. 7Lalu terjadilah perselisihan antara para gembala ternak Abram dengan para gembala ternak Lut. (Pada waktu itu orang Kanaan dan orang Feris tinggal di negeri itu.) 8Kata Abram kepada Lut, “Kumohon janganlah terjadi perselisihan antara aku dan engkau, juga antara gembala-gembalaku dan gembala-gembalamu, karena kita ini bersaudara. 9Bukankah seluruh negeri ini ada di hadapanmu? Pisahkanlah dirimu dariku. Jika engkau ke sebelah kiri, maka aku pergi ke sebelah kanan. Jika engkau ke sebelah kanan, maka aku pergi ke sebelah kiri.” 10Lut pun melayangkan pandangannya. Ia melihat bahwa seluruh Lembah Yordan terairi dengan baik, seperti taman ALLAH, seperti Tanah Mesir ke arah Zoar. (Itu adalah keadaan sebelum ALLAH memusnahkan Sodom dan Gomora.) 11Sebab itu Lut memilih bagi dirinya seluruh Lembah Yordan, lalu Lut berangkat ke sebelah timur. Demikianlah mereka berpisah satu sama lain. 12Abram tinggal di Tanah Kanaan, sedangkan Lut tinggal di kota-kota di lembah itu. Ia memindahkan kemahnya sampai ke dekat Sodom. 13Adapun orang Sodom jahat dan sangat berdosa terhadap ALLAH.

14Setelah Lut berpisah dengan Abram, berfirmanlah ALLAH kepada Abram, “Layangkanlah pandanganmu dari tempat engkau berdiri itu, dan tengoklah ke sebelah utara, selatan, timur, dan barat, 15karena seluruh negeri yang kaulihat itu akan Kukaruniakan kepadamu dan kepada keturunanmu sampai selama-lamanya. 16Aku akan menjadikan keturunanmu seperti debu tanah banyaknya, sehingga jika orang dapat menghitung debu tanah, maka keturunanmu pun akan dapat dihitung. 17Bersiaplah, jalanilah negeri itu menurut panjang dan lebarnya, karena kepadamulah Aku akan mengaruniakannya.” 18Abram pun memindahkan kemahnya lalu tinggal dekat pohon-pohon besar Mamre, di wilayah Hebron. Di sana ia membangun sebuah mezbah bagi ALLAH.

Do’a Minta Rahmat

Kitab Suci Taurat, Surah Kejadian 18:16-33

16Kemudian orang-orang itu berangkat dari sana dan memandang ke arah Sodom. Ibrahim berjalan menyertai mereka untuk mengantarkan mereka. 17ALLAH berfirman, “Akankah Kusembunyikan dari Ibrahim apa yang hendak Kulakukan ini, 18sedangkan Ibrahim akan menjadi suatu bangsa yang besar dan kuat, dan melalui dia semua bangsa di bumi akan memperoleh berkah? 19Aku telah memilih dia supaya ia memerintahkan anak-anaknya serta keluarganya untuk memelihara jalan ALLAH dengan melakukan kebenaran dan keadilan. Dengan demikian, ALLAH memenuhi apa yang telah dijanjikan-Nya kepada Ibrahim.” 20Selanjutnya ALLAH berfirman, “Jeritan tentang Sodom dan Gomora[p] amatlah hebat, dan dosa mereka sangat berat. 21Aku akan hadir untuk mengamati apakah perbuatan mereka memang sesuai dengan jeritan yang sampai kepada-Ku atau tidak. Aku ingin mengusutnya. ” 22Maka beranjaklah orang-orang itu dari sana dan berjalan menuju Sodom, tetapi Ibrahim masih tetap berdiri di hadirat ALLAH. 23Lalu Ibrahim datang mendekat dan berkata, “Masakan Engkau akan melenyapkan orang benar bersama-sama dengan orang fasik? 24Kalau ada lima puluh orang benar dalam kota itu, masakan Engkau akan melenyapkan tempat itu dan tidak mengampuninya karena lima puluh orang benar yang ada di dalamnya? 25Pantang bagi Tuhan melakukan hal itu, membunuh orang benar bersama-sama dengan orang fasik, sehingga orang benar itu disamakan dengan orang fasik. Pantang bagi Tuhan! Bukankah Hakim semesta bumi akan berlaku adil?” 26Firman ALLAH, “Jika Kudapati lima puluh orang benar di Kota Sodom, maka Aku akan mengampuni seluruh tempat itu karena mereka.” 27Kata Ibrahim pula, “Sesungguhnya aku memberanikan diri berbicara kepada TUHAN, sekalipun aku hanyalah debu dan abu. 28Kalau kurang lima saja dari lima puluh orang benar itu, masakan Engkau akan memusnahkan seluruh kota itu hanya karena lima orang itu?” Firman-Nya, “Jika Kudapati di sana empat puluh lima orang, Aku tidak akan memusnahkannya.” 29Ibrahim berkata lagi kepada-Nya, “Kalau didapati empat puluh orang di sana?” Firman-Nya, “Karena empat puluh orang itu Aku tidak akan melakukannya.” 30Kata Ibrahim, “Janganlah kiranya TUHAN murka jika aku berbicara lagi. Kalau didapati di sana tiga puluh orang?” Firman-Nya, “Jika Kudapati di sana tiga puluh orang Aku tidak akan melakukan hal itu.”

31Kata Ibrahim, “Sesungguhnya aku memberanikan diri berbicara kepada TUHAN. Kalau didapati di sana dua puluh orang?” Firman-Nya, “Karena kedua puluh orang itu Aku tidak akan memusnahkannya.” 32Kata Ibrahim, “Janganlah kiranya TUHAN murka jika aku berbicara sekali ini saja lagi. Kalau didapati di sana sepuluh orang?” Firman-Nya, “Karena kesepuluh orang itu Aku tidak akan memusnahkannya.” 33Setelah selesai berfirman kepada Ibrahim, ALLAH meninggalkan tempat itu, lalu Ibrahim pun kembali ke tempat tinggalnya.

Azab Allah dan Rahmat Allah

Kitab Suci Taurat, Surah Kejadian 19:1-29

1Kedua malaikat itu sampai di Sodom pada petang hari. Pada waktu itu Lut sedang duduk di pintu gerbang Sodom. Ketika Lut melihat mereka, bangkitlah ia menyongsong mereka lalu sujud. 2Katanya, “Tuan-tuan, kumohon singgahlah ke rumah hambamu ini, dan bermalamlah. Basuhlah kaki Tuan-tuan, besok pagi Tuan-tuan dapat melanjutkan perjalanan.” Jawab mereka, “Tak perlu repot, karena kami akan bermalam di alun-alun.” 3Tetapi ia mendesak mereka dengan sangat, sehingga mereka singgah juga dan masuk ke rumahnya. Ia menjamu mereka. Dibakarnya roti yang tak beragi, lalu mereka pun makan. 4Akan tetapi, sebelum mereka tidur para lelaki dari seluruh penjuru Kota Sodom, dari yang muda sampai yang tua, datang mengepung rumah itu. 5Mereka memanggil Lut dan berkata kepadanya, “Di manakah orang-orang yang datang kepadamu malam ini? Bawalah mereka keluar kepada kami, supaya kami gauli mereka.”

6Lalu keluarlah Lut mendapatkan mereka di depan pintu, tetapi ditutupnya pintu itu di belakangnya. 7Katanya, “Hai Saudara-saudaraku, janganlah berbuat jahat. 8Dengar, aku mempunyai dua orang anak perempuan yang belum pernah digauli laki-laki. Biarlah kubawa mereka keluar, kepadamu. Perlakukanlah mereka menurut apa yang kamu pandang baik. Hanya, jangan lakukan apa-apa terhadap orang-orang ini, sebab mereka datang bernaung di bawah atap rumahku.” 9Kata mereka, “Menyingkirlah jauh-jauh!” Kata mereka pula, “Orang ini datang untuk tinggal di sini sebagai pendatang, tetapi dia mau menjadi hakim pula! Sekarang, engkau akan kami jahati lebih daripada mereka.” Lalu dengan kasar mereka memaksa Lut, dan datang mendekat untuk mendobrak pintu.

10Tetapi kedua orang itu mengulurkan tangannya, menarik Lut masuk ke dalam rumah, lalu menutup pintu. 11Kemudian mereka membutakan mata orang-orang yang ada di depan pintu rumah itu, dari yang kecil sampai yang besar, sehingga mereka kepayahan mencari-cari pintu. 12Kata kedua orang itu kepada Lut, “Siapa lagi keluargamu di sini? Bawalah keluar dari tempat ini menantu, anak-anakmu baik laki-laki maupun perempuan, atau siapa saja keluargamu di kota ini, 13karena kami akan memusnahkan tempat ini. Sesungguhnya, begitu hebat jeritan tentang kota ini di hadirat ALLAH sehingga ALLAH mengutus kami untuk memusnahkannya.” 14Maka keluarlah Lut lalu berbicara dengan kedua calon menantunya yang akan memperistri anak-anak gadisnya. Katanya, “Bersiaplah, keluarlah dari tempat ini, karena ALLAH akan memusnahkan kota ini!” Tetapi Lut dianggap seperti sedang melucu saja oleh kedua calon menantunya.

15Begitu fajar terbit, kedua malaikat itu mendesak Lut, kata mereka, “Cepat! Bawalah istrimu dan kedua anak perempuanmu yang ada di sini, supaya engkau tidak ikut dilenyapkan karena kedurjanaan kota ini.” 16Tetapi ia berlambat-lambat. Kemudian kedua orang itu memegang tangannya, tangan istrinya, dan tangan kedua anak perempuannya, karena ALLAH berbelaskasihan kepada mereka. Mereka dibawa ke luar dan dilepaskan di luar kota. 17Setelah kedua orang itu membawa mereka ke luar, berkatalah salah satu di antara mereka, “Larilah, selamatkanlah nyawamu! Jangan menoleh ke belakang dan jangan berhenti di mana pun di lembah ini. Larilah ke pegunungan, supaya engkau tidak dilenyapkan.” 18Tetapi kata Lut kepada mereka, “Janganlah begitu, ya Tuan. 19Memang Tuan telah mengasihani hambamu ini, dan Tuan sudah menunjukkan kepedulian yang besar kepada hamba dengan menyelamatkan nyawa hamba. Tetapi hamba tidak sanggup lari ke pegunungan itu, jangan-jangan hamba akan terkejar oleh malapetaka itu lalu mati. 20Lihat, kota di sana itu cukup dekat untuk dituju. Lagi pula kota itu kecil. Izinkan hamba lari ke sana supaya nyawa hamba terselamatkan. Bukankah kota itu kecil?” 21Katanya kepada Lut, “Baiklah, dalam hal ini pun permintaanmu kuterima. Aku tidak akan menunggangbalikkan kota yang kausebutkan itu. 22Larilah segera ke sana, karena aku tidak dapat berbuat apa-apa sebelum engkau sampai di sana.” Itulah sebabnya kota itu dinamai Zoar. 23Matahari sudah terbit di atas bumi ketika Lut sampai di Zoar. 24Lalu ALLAH menghujani Sodom dan Gomora dengan belerang dan api -- dari ALLAH, dari langit. 25Ia menunggangbalikkan kota-kota itu bahkan seluruh lembah, seluruh penduduk, serta tumbuh-tumbuhan di tanah. 26Tetapi istri Lut menoleh ke belakang lalu menjadi tiang garam. 27Ibrahim bangun pagi-pagi lalu pergi ke tempat ia berdiri di hadirat ALLAH. 28Dilayangkannya pandang ke arah Sodom dan Gomora serta seluruh lembah itu. Tampak asap membubung dari tanah itu, seperti asap dari dapur peleburan. 29Pada waktu Allah memusnahkan kota-kota di lembah itu, Ia mengingat Ibrahim. Sebab itu Ia menyuruh Lut keluar dari tengah-tengah kehancuran itu saat Ia menunggangbalikkan perkotaan tempat Lut tinggal.

Qs. Al A'raaf 7:80-84

80. Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelummu?" 81. Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas.  82. Jawab kaumnya tidak lain hanya mengatakan: "Usirlah mereka (Luth dan pengikut-pengikutnya) dari kotamu ini; sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berpura-pura mensucikan diri." 83. Kemudian Kami selamatkan dia dan pengikut-pengikutnya kecuali isterinya; dia termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan). 84. Dan Kami turunkan kepada mereka hujan (batu); maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berdosa itu.

Qs. Al Mu'minuun 23:109

109. Sesungguhnya, ada segolongan dari hamba-hamba-Ku berdoa (di dunia): "Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat, dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang Paling Baik.

Golongannya Nabi Lut sudah kafir kepada Allah dengan mengutamakan hal dunia, padahal Nabi Ibrahim selalu mengutamakan sembahyang.  Maka Allah melaknat mereka dengan api.  Tetapi Lut dan anak-anaknya mendapatkan rahmat dari Allah sehingga diselamatkan dari kutukan Allah, asal taat kepada petunjuk yang diturunkan kepada Nabi Ibrahim dari malaikat Allah, dan lari.  Istrinya Lut tidak beriman sehingga tidak taat.  Hanya Lut dan anak-anaknya saja yang luput dari azhab Allah.