K I T A B   S U C I
[VER] : [KITABSUCI]
[TAURAT]  [ZABUR]  [INJIL] 
[ARTIKEL]

 <<  Syair Sulaiman 2 >> 

1Mempelai Perempuan: Akulah bunga mawar dari Saron, bunga bakung di lembah-lembah.

2Mempelai Laki-laki: Seperti bunga bakung di antara duri-duri, demikianlah sayangku di antara gadis-gadis.

3Mempelai Perempuan: Seperti pohon apel di antara pohon-pohon hutan, demikianlah kekasihku di antara teruna-teruna. Di bawah naungannya aku ingin duduk, buahnya manis bagi mulutku.

4Ia membawa aku ke rumah pesta, dan panji-panjinya di atasku adalah cinta.

5Kuatkanlah aku dengan kue kismis, segarkanlah aku dengan buah apel, karena aku sakit asmara!

6Tangan kirinya di bawah kepalaku, dan tangan kanannya memeluk aku.

7Kupinta dengan sangat kepadamu, hai putri-putri Yerusalem, demi kijang-kijang dan rusa-rusa betina di padang, jangan bangkitkan dan jangan gerakkan cinta sebelum dikehendakinya.

Di Pintu Mempelai Perempuan

8Suara kekasihku! Lihat, itu dia datang, melompat-lompat di atas gununggunung, meloncat-loncat di atas bukitbukit.

9Kekasihku seumpama kijang atau anak rusa. Lihat, ia berdiri di balik dinding kita, mengamat-amati melalui jendela, mengintip-intip melalui terali.

10Kekasihku bertutur dan berkata kepadaku, "Bangunlah, sayangku, cantikku, marilah!

11Lihatlah, musim dingin telah lewat, hujan telah berlalu dan pergi.

12Bunga-bunga menampakkan diri di bumi, masa berdendang telah tiba, dan suara burung tekukur telah terdengar di tanah kita.

13Pohon ara mulai mengeluarkan buah mudanya, dan pohon anggur yang berbunga semerbak baunya. Bangunlah, marilah, sayangku, cantikku, marilah!"

14Mempelai Laki-laki: Wahai merpatiku di celah-celah bukit batu, di persembunyian lereng-lereng gunung, biarlah aku memandang parasmu, biarlah aku mendengar suaramu, karena merdu suaramu dan elok parasmu.

15Tangkaplah bagi kami rubahrubah itu, rubah-rubah yang kecil, yang merusak kebun-kebun anggur, kebun-kebun anggur kami yang sedang berbunga.

16Mempelai Perempuan: Kekasihku milikku, dan aku miliknya. Ia menggembalakan domba di antara bunga-bunga bakung.

17Sebelum angin senja bertiup dan bayang-bayang menghilang, kembalilah, hai kekasihku! Jadilah seumpama kijang atau seumpama anak rusa di atas Pegunungan Beter.


 <<  Syair Sulaiman 2 >> 


Pencarian Tepat
Pencarian: pasal (Mat 5); ayat (Mat 5:11); kutipan (Mat 5:1-12); kata (Surga); nomor strong (25);