K I T A B   S U C I
[VER] : [KITABSUCI]
[TAURAT]  [ZABUR]  [INJIL] 
[ARTIKEL]

 <<  Zabur 106 >> 

Kasih Allah dan Ketegaran Hati Bani Israil 106:1-48

1Pujilah ALLAH! Mengucap syukurlah kepada ALLAH, karena Ia baik, kasih-Nya kekal selama-lamanya.

2Siapa dapat menceritakan keperkasaan ALLAH, atau menyatakan segala puji-pujian kepada-Nya?

3Berbahagialah orang-orang yang memegang teguh keadilan, dan yang melakukan kebenaran setiap waktu.

4Ya ALLAH, ingatlah aku ketika Engkau menyatakan keridaan kepada umat-Mu, perhatikanlah aku ketika Engkau menyelamatkan mereka,

5supaya aku dapat menikmati keberuntungan orang-orang pilihan-Mu, supaya aku dapat bersukacita di dalam sukacita bangsa-Mu, dan supaya aku dapat bermegah bersama-sama dengan milik pusaka-Mu.

6Kami telah berbuat dosa seperti nenek moyang kami, kami telah melakukan yang salah dan berbuat fasik.

7Ketika berada di Mesir, nenek moyang kami tidak memahami perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib. Mereka tidak mengingat kasih abadi-Mu yang berlimpah, tetapi sebaliknya mendurhaka di tepi laut, yaitu Laut Merah.

8Namun, Ia menyelamatkan mereka demi nama-Nya, supaya keperkasaan-Nya dimasyhurkan.

9Ia menghardik Laut Merah, maka keringlah laut itu, lalu Ia menuntun mereka melintasi samudera seperti melintasi padang belantara.

10Ia menyelamatkan mereka dari tangan orang-orang yang membenci mereka, dan menebus mereka dari tangan musuh.

11Air menutupi lawan-lawan mereka, tak seorang pun dari mereka tertinggal.

12Barulah mereka memercayai firman-Nya, dan menyanyikan pujia-pujian kepada-Nya.

13Tetapi dengan segera mereka melupakan perbuatan-perbuatan-Nya, mereka tidak menantikan nasihat-Nya.

14Mereka dikuasai nafsu di padang gurun, dan mencobai Allah di padang belantara.

15Diberikan-Nya kepada mereka apa yang mereka minta, tetapi dikirim-Nya pula penyakit yang menjadikan mereka kurus.

16Ketika di perkemahan mereka merasa dengki terhadap Musa, dan juga terhadap Harun, orang suci pilihan ALLAH,

17maka bumi menganga dan menelan Datan, serta menguburkan kelompok Abiram.

18Api pun menyala di antara kelompok mereka, nyala api menghanguskan orang-orang fasik.

19Mereka membuat patung anak sapi di Horeb, lalu menyembah patung tuangan itu.

20Dengan demikian mereka menukar Dia yang menjadi kemuliaan mereka dengan rupa sapi, yang makan rumput.

21Mereka melupakan Allah yang menyelamatkan mereka, yang telah melakukan hal-hal besar di Mesir,

22yaitu perbuatan-perbuatan yang ajaib di Tanah Ham, dan perbuatan-perbuatan yang dahsyat di tepi Laut Merah.

23Itu sebabnya Ia berfirman bahwa Ia akan memusnahkan mereka, seandainya Musa, orang pilihan-Nya itu, tidak berdiri menjadi penengah di hadapan-Nya untuk menyurutkan murka-Nya supaya Ia tidak membinasakan.

24Kemudian mereka memandang hina negeri yang indah itu, dan tidak memercayai firman-Nya.

25Sebaliknya, mereka bersungut-sungut dalam kemah-kemah mereka, dan tidak mau mematuhi ALLAH.

26Itu sebabnya Ia bersumpah kepada mereka, bahwa Ia hendak membuat mereka jatuh di padang belantara,

27hendak membuat keturunan mereka jatuh di antara bangsa-bangsa, dan hendak mencerai-beraikan mereka ke berbagai negeri.

28Mereka turut beribadah kepada Dewa Baal Peor, dan memakan kurban-kurban sembelihan untuk berhala-berhala yang tidak hidup.

29Mereka membangkitkan murka-Nya dengan perbuatan-perbuatan mereka, dan timbullah tulah di antara mereka.

30Lalu Pinehas tampil menjadi penengah, dan tulah itu pun terhenti.

31Perbuatan itu diperhitungkan baginya sebagai kebenaran dari zaman ke zaman, sampai selama-lamanya.

32Mereka membangkitkan murka-Nya di dekat air Meriba, sehingga Musa kena celaka karena mereka,

33sebab mereka membuat hatinya pahit, sehingga ia mengucapkan kata-kata gegabah.

34Mereka pun tidak membinasakan bangsa-bangsa, seperti diperintahkan ALLAH kepada mereka.

35Sebaliknya, mereka bergaul dengan bangsa-bangsa, dan belajar menuruti perbuatan-perbuatan mereka.

36Mereka beribadah kepada berhala-berhalanya, sehingga hal itu menjadi jerat bagi mereka.

37Mereka mempersembahkan anak-anak mereka laki-laki dan perempuan sebagai kurban kepada setan-setan.

38Mereka menumpahkan darah orang yang tidak bersalah, yaitu darah anak-anak mereka laki-laki dan perempuan, yang mereka persembahkan sebagai kurban kepada berhala-berhala di Kanaan, sehingga negeri itu dinajiskan oleh penumpahan darah.

39Mereka mencemarkan diri dengan perbuatan-perbuatan mereka, serta berbuat kafir dengan pekerjaan-pekerjaan mereka.

40Itu sebabnya murka ALLAH bernyala-nyala atas umat-Nya, dan Ia memandang keji milik pusaka-Nya.

41Ia menyerahkan mereka ke dalam tangan bangsa-bangsa, sehingga mereka dikuasai oleh orang-orang yang membenci mereka.

42Musuh-musuh mereka menindas mereka, serta menaklukkan mereka di bawah kekuasaannya.

43Berkali-kali Ia melepaskan mereka, tetapi mereka mendurhaka dengan rencana-rencana mereka, sehingga mereka tenggelam dalam kesalahan mereka.

44Namun, Ia memperhatikan kesesakan mereka ketika Ia mendengar seruan mereka.

45Demi mereka, diingat-Nya perjanjian-Nya, dan berbelaskasihan sesuai dengan kasih abadi-Nya yang berlimpah.

46Ia membuat mereka mendapat kasih sayang dari semua orang yang menawan mereka.

47Selamatkanlah kami, ya ALLAH, ya Tuhan kami! Kumpulkanlah kami dari antara bangsa-bangsa, supaya kami dapat mengucap syukur kepada nama-Mu yang suci, dan bermegah dalam puji-pujian kepada-Mu.

48Segala puji bagi ALLAH, Tuhan yang disembah bani Israil, dari kekal sampai kekal! Biarlah seluruh umat berkata, "Amin!" Pujilah ALLAH!



 <<  Zabur 106 >> 


Pencarian Tepat
Pencarian: pasal (Mat 5); ayat (Mat 5:11); kutipan (Mat 5:1-12); kata (Surga); nomor strong (25);