K I T A B   S U C I
[VER] : [KITABSUCI]
[TAURAT]  [ZABUR]  [INJIL] 
[ARTIKEL]

<<  Hakekat Puasa >> 
Halaman 7

Puasa Kelengkapan

Puasa Kelengkapan ini dicontohkan oleh Sayidina Isa. Sebelumnya, dia dishibghoh/dicelupkan air dan mendapat meterai dari Ruh yang Kudus. Kelengkapan kedua, dia berpuasa di padang gurun selama 40 hari dan 40 malam. Tujuan kelengkapannya ialah untuk dapat mengalahkan si Jahat, atau Syaitan. Peritistiwa ini melengkapi dia untuk mulai mendakwakan Injil Kerajaan Surga. Dalam puasa Nabi Isa selama 40 hari dan 40 malam, lahiriahnya melemah namun batiniahnya menguat. Dia mampu mengalahkan setiap godaan Syaitan sehingga membuktikan dirinya sebagai satu-satunya yang tidak pernah doif. Kemenangannya atas dosa ini melengkapi Nabi Isa untuk menghantar keselamatan Allah. Keteladanan Isa dalam menggunakan sabda Allah untuk mengalahkan tipuan Syaitan patut diteladani oleh kita pada saat kita menghadapi godaan.


KSI, Surah Matius

Setelah itu Isa dibawa oleh Ruh Allah ke padang gurun untuk digoda oleh Iblis. 2Ia berpuasa selama empat puluh hari empat puluh malam, lalu Ia pun menjadi lapar. Kemudian datanglah si penggoda kepada-Nya serta berkata, "Karena Engkau adalah Sang Anak yang datang dari Allah, suruhlah batu-batu itu menjadi roti." 4Tetapi Ia menjawab, "Telah tersurat, 'Manusia hidup bukan dari roti saja, melainkan dari setiap Firman yang keluar dari mulut Allah.' "

5Kemudian Isa dibawa oleh Iblis ke kota suci dan ditempatkan di puncak bangunan Bait Allah. 6Kata Iblis kepada-Nya, "Karena Engkau adalah Sang Anak yang datang dari Allah, terjunlah! Karena telah tersurat, 'Allah akan menyuruh para malaikat-Nya untuk menjaga-Mu, dan mereka akan menatang Engkau dengan tangannya, sehingga kaki-Mu tidak terantuk batu.' " 7Sabda Isa kepadanya, "Telah tersurat pula, 'Janganlah engkau mencobai Allah, Tuhanmu.' " 8Selanjutnya Iblis membawa Isa ke atas sebuah gunung yang tinggi sekali dan kepada-Nya diperlihatkan semua kerajaan dunia dengan kemegahannya. Berkatalah Iblis kepada-Nya, "Semua itu akan kuberikan kepada-Mu jika Engkau sujud menyembah aku." 10Lalu sabda Isa kepadanya, "Pergilah, hai Iblis! Karena telah tersurat, 'Sembahlah Allah, Tuhanmu, dan hanya kepada-Nya sajalah kamu harus beribadah!' " 11Akhirnya Iblis pun undur dari hadapan-Nya, lalu para malaikat datang untuk melayani Dia.