K I T A B   S U C I
[VER] : [KITABSUCI]
[TAURAT]  [ZABUR]  [INJIL] 
[ARTIKEL]

<<  Kisah Teladan Nabi >> 
Halaman 16

Berkah Ketaqwaan kepada Allah, dan Azab Kemusyrikan

KST, Surah Ulangan 28:1-19

1Jadi, jika engkau sungguh-sungguh mematuhi ALLAH, Tuhanmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka ALLAH, Tuhanmu, akan meninggikan engkau di atas segala bangsa di bumi. 2Segala berkah ini akan datang ke atasmu dan sampai kepadamu, jika engkau mematuhi ALLAH, Tuhanmu: 3Diberkahilah engkau di kota dan diberkahilah engkau di ladang. 4Diberkahilah buah kandunganmu, hasil tanahmu, dan hasil ternakmu, yaitu anak lembumu dan kawanan kambing dombamu. 5Diberkahilah bakulmu dan tempat adonanmu. 6Diberkahilah engkau ketika engkau masuk dan diberkahilah engkau ketika engkau keluar. 7ALLAH akan menyerahkan musuh-musuhmu yang bangkit melawan engkau sehingga mereka terpukul kalah di hadapanmu. Lewat satu jalan mereka akan maju menyerang engkau, tetapi lewat tujuh jalan mereka akan lari dari hadapanmu. 8ALLAH akan memerintahkan berkah-Nya turun atas lumbung-lumbungmu dan atas segala usahamu. Ia akan memberkahi engkau di negeri yang dikaruniakan ALLAH, Tuhanmu, kepadamu.

9ALLAH akan meneguhkan engkau sebagai umat-Nya yang suci, seperti yang dijanjikan-Nya dengan bersumpah kepadamu, asal engkau memegang teguh perintah-perintah ALLAH, Tuhanmu, dan hidup menurut jalan-Nya. 10Segala bangsa di bumi akan melihat bahwa nama ALLAH disebut atasmu, dan mereka akan takut kepadamu. 11ALLAH akan membuat engkau berkelimpahan dalam kebaikan, dalam hal buah kandunganmu, hasil ternakmu, dan hasil bumimu di tanah yang dijanjikan ALLAH dengan bersumpah kepada nenek moyangmu untuk dikaruniakan kepadamu. 12ALLAH akan membuka bagimu perbendaharaan-Nya yang baik, yaitu langit, untuk menurunkan hujan ke atas tanahmu pada musimnya dan untuk memberkahi segala pekerjaan tanganmu. Engkau akan memberi pinjaman kepada banyak bangsa, tetapi engkau sendiri tidak akan meminjam. 13ALLAH akan membuat engkau menjadi kepala, bukan ekor. Engkau akan berada di atas dan bukan di bawah, asal engkau mendengarkan perintah-perintah ALLAH, Tuhanmu, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini untuk kaulakukan dengan setia, 14dan tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri dari segala hal yang kusampaikan kepadamu pada hari ini dengan mengikuti ilah-ilah lain serta beribadah kepadanya.

15Akan tetapi, jika engkau tidak mau mematuhi ALLAH, Tuhanmu, untuk melakukan dengan setia segala perintah-Nya dan ketetapan-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka segala kutuk ini akan datang ke atasmu dan sampai kepadamu:

16Terkutuklah engkau di kota dan terkutuklah engkau di ladang. 17Terkutuklah bakulmu dan tempat adonanmu. 18Terkutuklah buah kandunganmu, hasil tanahmu, anak lembumu, dan kawanan kambing dombamu. 19Terkutuklah engkau ketika engkau masuk dan terkutuklah engkau ketika engkau keluar.

Dosa Syirik, Murka Allah, dan Rahmat Allah

KST, Surah Keluaran 32:1-14

1Ketika bangsa Israil melihat bahwa Musa belum juga turun dari gunung itu, berkumpullah mereka mengerumuni Harun dan berkata kepadanya, “Ayo, buatlah bagi kami berhala yang akan memimpin kami, karena kami tidak tahu apa yang terjadi pada Musa, orang yang telah menuntun kami keluar dari Tanah Mesir itu.”

2Lalu Harun berkata kepada mereka, “Tanggalkanlah anting-anting emas yang ada pada telinga istrimu, anak laki-lakimu, dan anak perempuanmu. Bawalah semua itu kepadaku.” 3Maka seluruh bangsa itu menanggalkan anting-anting emas yang ada pada telinga mereka dan membawanya kepada Harun. 4Harun menerima semua itu dari tangan mereka, meleburnya dalam sebuah cetakan dan membentuknya menjadi sebuah anak sapi tuangan. Kemudian berkatalah orang-orang itu, “Hai orang Israil, inilah tuhanmu, yang telah menuntun kamu keluar dari Tanah Mesir!”

5Ketika Harun melihat hal itu, dibangunnyalah sebuah mezbah atau tempat pembakaran kurban di depan anak sapi itu, lalu ia berseru, katanya, “Besok adalah hari raya bagi ALLAH!” 6Keesokan harinya bangunlah mereka pagi-pagi lalu mempersembahkan kurban bakaran dan membawa kurban perdamaian. Bangsa itu duduk untuk makan dan minum, lalu bangkit untuk berhura-hura.

7Berfirmanlah ALLAH kepada Musa, “Pergilah, turunlah, karena bangsamu yang kautuntun keluar dari Tanah Mesir telah rusak kelakuannya. 8Cepat sekali mereka menyimpang dari jalan yang Kuperintahkan kepada mereka. Mereka telah membuat sebuah anak sapi tuangan, lalu sujud menyembahnya dan mempersembahkan kurban kepadanya sambil berkata, ‘Hai orang Israil, inilah tuhanmu, yang telah menuntun kamu keluar dari Tanah Mesir!’

9Firman ALLAH lagi kepada Musa, “Aku telah melihat bangsa ini. Sesungguhnya mereka adalah suatu bangsa yang keras kepala. 10Sekarang, biarkanlah Aku. Biarkan murka-Ku menyala atas mereka. Akan Kuhabisi mereka, tetapi engkau akan Kubuat menjadi suatu bangsa yang besar.” 11Namun, Musa memohon belas kasihan ALLAH, Tuhannya. Ia berkata, “Ya ALLAH, mengapa murka-Mu menyala atas umat-Mu, yang telah Kaubawa keluar dari Tanah Mesir dengan kuasa yang besar dan dengan tangan yang kuat? 12Mengapa orang Mesir harus berkata demikian, ‘Ia membawa mereka keluar dengan maksud jahat, yaitu untuk menghabisi mereka di pegunungan dan untuk menghabisi mereka dari muka bumi’? Berpalinglah kiranya dari murka-Mu yang menyala-nyala dan berbelaskasihanlah, jangan datangkan malapetaka atas umat-Mu. 13Ingatlah Ibrahim, Ishak, dan Israil, hamba-hamba-Mu, sebab Engkau telah bersumpah kepada mereka demi diri-Mu sendiri dan telah berfirman kepada mereka, ‘Aku akan memperbanyak keturunanmu seperti bintang di langit. Seluruh negeri yang telah Kujanjikan ini akan Kukaruniakan kepada keturunanmu, dan mereka akan mewarisinya untuk selama-lamanya.” 14Maka ALLAH pun berbelaskasihan dan tidak mendatangkan malapetaka atas umat-Nya seperti yang direncanakan-Nya.

Qs. Al A'raaf 7:148-150

148. Dan kaum Musa, setelah kepergian Musa ke gunung Thur membuat dari perhiasan-perhiasan (emas) mereka anak lembu yang bertubuh dan bersuara. Apakah mereka tidak mengetahui bahwa anak lembu itu tidak dapat berbicara dengan mereka dan tidak dapat (pula) menunjukkan jalan kepada mereka? Mereka menjadikannya (sebagai sembahan) dan mereka adalah orang-orang yang zalim. 149. Dan setelah mereka sangat menyesali perbuatannya dan mengetahui bahwa mereka telah sesat, merekapun berkata: "Sungguh jika Tuhan kami tidak memberi rahmat kepada kami dan tidak mengampuni kami, pastilah kami menjadi orang-orang yang merugi." 150. Dan tatkala Musa telah kembali kepada kaumnya dengan marah dan sedih hati berkatalah dia: "Alangkah buruknya perbuatan yang kamu kerjakan sesudah kepergianku! Apakah kamu hendak mendahului janji Tuhanmu? Dan Musapun melemparkan luh-luh (Taurat) itu

Qs. Al Baqarah 2:92-93

92. Sesungguhnya Musa telah datang kepadamu membawa bukti-bukti kebenaran (mukjizat), kemudian kamu jadikan anak sapi (sebagai sembahan) sesudah (kepergian)nya, dan sebenarnya kamu adalah orang-orang yang zalim. 93. Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari kamu dan Kami angkat bukit (Thursina) di atasmu (seraya Kami berfirman): "Peganglah teguh-teguh apa yang Kami berikan kepadamu dan dengarkanlah!" Mereka menjawab: "Kami mendengar tetapi tidak mentaati". Dan telah diresapkan ke dalam hati mereka itu (kecintaan menyembah) anak sapi karena kekafirannya. Katakanlah: "Amat jahat[74] perbuatan yang telah diperintahkan imanmu kepadamu jika betul kamu beriman (kepada Taurat).