K I T A B   S U C I
[VER] : [KITABSUCI]
[TAURAT]  [ZABUR]  [INJIL] 
[ARTIKEL]

<<  Kisah Teladan Nabi >> 
Halaman 26

Ujian dan Mukjizat Al Masih

Ketaatan Orang Suci Mengalahkan Syaitan

KSI, Surah Luqas 4:1-14

1Isa, yang penuh dengan Ruh Allah,  meninggalkan Sungai Yordan.  Kemudian Ia dibawa oleh Ruh itu ke padang gurun. 2Di situ Ia tinggal empat puluh hari lamanya, digoda oleh Iblis. Selama itu Ia tidak makan sama sekali, dan akhirnya Ia pun lapar. 3Iblis berkata kepada-Nya, “Karena Engkau adalah Sang Anak yang datang dari Allah, suruhlah supaya batu-batu ini menjadi roti.” 4Isa menjawab, “Telah tersurat, ‘Manusia hidup bukan dari roti saja.’5Lalu Iblis membawa Isa ke suatu tempat yang tinggi. Dalam sekejap diperlihatkan-Nya kepada Isa semua kerajaan dunia, 6lalu berkata, “Semua kuasa dan kemuliaan ini akan kuberikan kepada-Mu, karena semuanya sudah diserahkan kepadaku dan aku berhak memberikannya kepada siapa saja yang kukehendaki. 7Jadi, jika Engkau sujud menyembah aku, maka semuanya itu akan menjadi milik-Mu.” 8Isa menjawab, “Telah tersurat, ‘Sembahlah Allah, Tuhanmu, dan hanya kepada-Nya sajalah kamu harus beribadah!’ ” 9Lalu Iblis membawa Isa ke Yerusalem dan menempatkan Dia di puncak Bait Allah. Kata Iblis kepada-Nya, “Karena Engkau adalah Sang Anak yang datang dari Allah, terjunlah dari sini! 10Karena telah tersurat, ‘Allah akan menyuruh para malaikat-Nya untuk melindungi Engkau. 11Mereka pun akan menatang Engkau dengan tangannya, sehingga kaki-Mu tidak terantuk batu.’ ” 12Isa menjawab, “Telah tersurat, ‘Jangan mencobai Allah, Tuhanmu.’ ” 13Setelah Iblis selesai menggoda Isa, undurlah ia dari hadapan-Nya untuk sementara waktu. 14Dengan kekuatan dari Ruh Allah, Isa kembali ke Galilea. Lalu tersiarlah kabar tentang Dia di seluruh wilayah itu.

Maryam/19:19-21     Ia (Jibril) berkata: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci." Maryam berkata: "Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorang manusiapun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezina!" Jibril berkata: "Demikianlah." Tuhanmu berfirman: "Hal itu adalah mudah bagiKu; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan.

Rahmat dan Misi Allah

Kitab Suci Injil, Surah Luqas 4:15-30

15Ia mengajar orang di tempat-tempat ibadah dan semua orang memuji Dia. 16 Kemudian Isa kembali ke Nazaret, tempat Ia dibesarkan. Seperti biasanya pada hari Sabat Ia masuk ke tempat ibadah. Di situ Ia berdiri untuk membacakan Kitab Suci. 17Lalu orang memberikan kepada-Nya kitab Nabi Yasyaya. Isa membuka kitab itu dan mendapatkan ayat yang tertulis begini, 18“Ruh Tuhan ada pada-Ku, sebab Ia sudah melantik Aku supaya Aku memberitakan kabar baik kepada orang-orang miskin. Ia mengutus Aku untuk mengumumkan kepada orang yang tertawan bahwa mereka akan dibebaskan, kepada orang-orang buta bahwa mereka akan melihat lagi,dan kepada orang-orang tertindas bahwa akan ada kelepasan bagi mereka, 19serta mengumumkan bahwa tahun rahmat Tuhan telah tiba.” 20Isa menutup kitab itu dan mengembalikannya kepada khadam, lalu duduk. Mata semua orang yang ada di tempat ibadah itu terpaku menatap Dia. 21Lalu Ia mulai mengajar mereka, sabda-Nya, “Hari ini, apa yang tertulis di situ sudah terjadi, yaitu pada waktu kamu mendengarnya.” 22Mereka semua memuji Dia dan heran akan ucapan-ucapan-Nya yang begitu bagus. Mereka berkata, “Bukankah Ia ini anak Yusuf?” 23Lalu Isa bersabda kepada mereka, “Pasti kamu akan mengutip kata-kata ini bagi-Ku, ‘Hai tabib, sembuhkanlah diri-Mu sendiri. Lakukanlah di sini juga, di kota asal-Mu sendiri, apa yang kami dengar terjadi di Kapernaum!’ ” 24Lalu Ia bersabda lagi, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, tidak ada nabi yang dihargai di kota asalnya. 25Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, pernah pada zaman Nabi Ilyas seluruh negeri Israil ditimpa bahaya kelaparan karena hujan tidak turun-turun selama tiga tahun enam bulan. Pada waktu itu ada banyak janda di sana. 26Meskipun begitu, Nabi Ilyas tidak diutus kepada seorang pun di antara mereka, melainkan kepada seorang janda di Sarfat, di negeri Sidon. 27Begitu juga pada zaman Nabi Ilyasa ada banyak orang yang berpenyakit kusta di Israil. Meskipun begitu, tidak seorang pun di antara mereka yang disembuhkan, melainkan Naaman orang Sirialah yang disembuhkan.” 28Semua orang yang ada di tempat ibadah itu marah sekali mendengar Isa berkata begitu. 29Mereka bangkit berdiri lalu mengusir Dia keluar kota dan membawa-Nya ke tebing gunung tempat kota itu dibangun, untuk melemparkan-Nya ke bawah. 30Akan tetapi, Ia berjalan di tengah-tengah mereka lalu pergi.

Maryam 19:17-21     maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna. Maryam berkata: "Sesungguhnya aku berlindung dari padamu kepada Tuhan Yang Maha pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa." Ia (jibril) berkata: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci." Maryam berkata: "Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorang manusiapun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezina!" Jibril berkata: "Demikianlah." Tuhanmu berfirman: "Hal itu adalah mudah bagiKu; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan."

Wibawa dan Mujizat Isa Al Masih

KSI, Surah Luqas 4:15-30

31Kemudian Isa pergi ke Kapernaum, sebuah kota di Galilea. Di situ Ia mengajar orang pada hari-hari Sabat. 32Orang-orang merasa heran atas pengajaran-Nya, karena kata-kata-Nya penuh dengan wibawa. 33Di tempat ibadah itu ada seseorang yang dirasuk setan. Orang itu berteriak dengan suara yang nyaring, 34“Apa sangkut paut-Mu dengan kami, hai Isa orang Nazaret? Apakah Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau, yaitu Yang Suci, yang datang dari Allah.” 35Isa menghardiknya, “Diam, keluar dari orang ini!” Kemudian setan itu membanting orang itu ke tengah-tengah orang banyak, lalu keluar tanpa menyakitinya. 36Semua orang tercengang. Mereka berkata seorang kepada yang lain, “Hebat sekali perkataan-Nya. Karena dengan wibawa dan dengan kuasa yang besar Ia memerintahkan roh-roh jahat itu keluar, dan mereka pun keluar!” 37Lalu tersebarlah berita tentang Dia ke mana-mana di sekitar wilayah itu.38Kemudian Isa meninggalkan tempat ibadah itu dan pergi ke rumah Simon. Ibu mertua Simon sedang sakit demam tinggi. Mereka meminta kepada Isa agar Ia menolongnya. 39Lalu Isa berdiri di sebelah ibu itu, kemudian dihardik-Nyalah demam itu. Demam itu hilang, lalu saat itu juga ibu itu bangun dan menyambut kedatangan mereka. 40Setelah matahari terbenam, dibawalah kepada Isa orang-orang yang menderita berbagai penyakit. Isa menjamah mereka masing-masing dan menyembuhkan mereka. 41Setan-setan juga keluar dari banyak orang sambil berteriak, “Engkau adalah Sang Anak yang datang dari Allah.” Isa menghardik setan-setan itu dan tidak memperbolehkan mereka berbicara, sebab mereka mengenal bahwa Dia adalah Al Masih.

Al Baqarah/2:87     Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al Kitab (Taurat) kepada Musa, dan Kami telah menyusulinya (berturut-turut) sesudah itu dengan rasul-rasul, dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran (mukjizat) kepada Isa putera Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul Qudus.