K I T A B   S U C I
[VER] : [KITABSUCI]
[TAURAT]  [ZABUR]  [INJIL] 
[ARTIKEL]

<<  Kisah Teladan Nabi >> 
Halaman 27

Pola Hidup Orang Saleh di Kerajaan Surga

Kebahagiaan Sejati dalam Kerajaan Allah

KSI, Surah Matius 5:1-12

1Ketika Isa melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke bukit. Setelah Ia duduk, datanglah para pengikut-Nya kepada-Nya. 2Lalu mulailah Ia mengajar mereka, kata-Nya, 3“Berbahagialah mereka yang tidak punya apa-apa di hadapan Allah,karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga. 4Berbahagialah mereka yang berdukacita,karena mereka akan dihibur. 5Berbahagialah mereka yang lemah lembut,karena mereka akan mewarisi bumi. 6Berbahagialah mereka yang lapar dan haus untuk melakukan kehendak Allah,karena mereka akan dipuaskan. 7Berbahagialah mereka yang berbelas-kasihan,karena mereka akan menerima belas kasihan juga. 8Berbahagialah mereka yang suci hatinya,karena mereka akan melihat Allah. 9Berbahagialah para pendamai,karena mereka akan disebut anak-anak Allah. 10Berbahagialah mereka yang dianiaya oleh karena melakukan kehendak Allah,karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga. 11Berbahagialah kamu, apabila karena Aku, kamu dicaci maki, dianiaya, serta difitnah orang. 12Bersukaria serta bergembiralah, sebab pahalamu besar di surga. Pada masa lalu pun para nabi telah dianiaya.”

Keteladanan Orang Saleh

KSI, Surah Matius 5:13-16

13 “Kamu adalah garam dunia. Tetapi apabila garam menjadi tawar, dengan apakah garam itu dapat diasinkan? Tentunya garam itu menjadi tidak berguna lagi lalu dibuang dan diinjak-injak orang, bukan? 14Kamu adalah terang dunia. Kota yang letaknya di atas gunung tidak dapat disembunyikan. 15Lagi pula tidak ada orang yang menyalakan pelita kemudian menutupnya dengan tempayan. Sebaliknya, ia akan menaruhnya pada kaki pelita sehingga dapat menerangi semua orang yang ada di rumah itu. 16Demikian pula hendaknya terangmu bercahaya di hadapan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik lalu memuliakan Bapamu yang di surga.”

Syariat Hukum Taurat Diperdalam di Kerajaan Surga

KSI, Surah Matius 5:17-48

17“Jangan menyangka bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat, yaitu hukum yang terdapat dalam Kitab Suci Taurat, atau Firman yang telah disampaikan Allah melalui para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. 18Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, sebelum langit dan bumi lenyap, satu titik atau satu huruf terkecil pun dari Kitab Suci Taurat tidak akan ditiadakan sampai semuanya digenapi. 19Sebab itu barangsiapa meniadakan salah satu perintah yang terkecil sekalipun dari hukum Taurat lalu mengajarkannya kepada orang lain, maka ia akan memperoleh kedudukan yang paling rendah dalam Kerajaan Surga. Tetapi barangsiapa melakukan hukum Taurat dan mengajarkannya, maka ia akan memperoleh kedudukan yang tinggi dalam Kerajaan Surga. 20Karena itu Aku berkata kepadamu, jika kamu tidak melakukan kehendak Allah lebih daripada para ahli Kitab Suci Taurat dan orang-orang dari mazhab Farisi, maka kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Surga.

21Kamu telah mendengar Firman yang disampaikan melalui nenek moyang kita, ‘Jangan membunuh orang! Barangsiapa melakukannya, ia harus dihakimi.’ 22Tetapi Aku berkata kepadamu, barangsiapa marah kepada saudaranya, ia harus dihakimi. Barangsiapa memaki saudaranya dengan berkata, ‘Hai kafir,’ ia harus dihadapkan ke Mahkamah Agama. Barangsiapa berkata, ‘Hai jahil,’ ia harus dimasukkan ke neraka jahanam. 23Sebab itu jika engkau membawa persembahanmu ke tempat pembakaran kurban, lalu di sana tiba-tiba engkau ingat bahwa engkau bersalah terhadap saudaramu, 24tinggalkanlah persembahanmu itu di depan tempat pembakaran kurban, lalu pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu. Setelah itu barulah engkau boleh datang kembali ke tempat pembakaran kurban untuk mempersembahkan persembahanmu. 25Segeralah berdamai dengan orang yang mendakwa engkau sewaktu engkau masih dalam perjalanan bersamanya, supaya ia tidak menyerahkan engkau ke pengadilan, lalu hakim menyerahkan engkau kepada petugasnya dan engkau dimasukkan ke penjara. 26Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, engkau sekali-kali tidak akan dikeluarkan dari tempat itu sebelum engkau melunasi sisa hutangmu. 27Kamu telah mendengar Firman, ‘Jangan berzina.’ 28Tetapi Aku berkata kepadamu, barangsiapa memandang perempuan serta menginginkannya, maka ia telah berbuat zina dengan perempuan itu di dalam hatinya. 29Sebab itu jika mata kananmu menyebabkan engkau bersalah, cungkil dan buanglah! Karena lebih baik engkau kehilangan satu anggota tubuhmu daripada seluruh tubuhmu dimasukkan ke neraka jahanam. 30Demikian juga jika tangan kananmu menyebabkan engkau berdosa, potong dan buanglah! Karena lebih baik engkau kehilangan satu anggota tubuhmu daripada seluruh tubuhmu masuk ke neraka jahanam. 31Sudah difirmankan pula, ‘Barangsiapa menceraikan istrinya, ia harus memberi surat talak kepadanya.’ 32 Tetapi Aku berkata kepadamu, barangsiapa menceraikan istrinya kecuali karena percabulan, maka ia telah menyebabkan istrinya itu berzina, dan barangsiapa menikahi istri yang sudah diceraikan itu, maka orang itu pun telah berzina. 33Kamu telah mendengar Firman yang disampaikan kepada nenek moyang kita, ‘Jangan bersumpah palsu, melainkan bayarlah apa yang sudah kamu sumpahkan itu kepada Tuhan.’ 34 Tetapi Aku berkata kepadamu, jangan engkau bersumpah, baik demi langit, karena langit adalah arasy Allah; 35atau demi bumi, karena bumi adalah tempat tumpuan kaki-Nya; atau demi Yerusalem, karena Yerusalem adalah kota tempat Raja Agung tinggal; 36ataupun demi kepalamu, karena kamu tidak dapat memutihkan atau menghitamkan sehelai pun dari rambutmu itu. 37Jadi, hendaklah kamu katakan ‘Ya’ jika ya, dan ‘Tidak’ jika memang tidak. Selebihnya dari itu berasal dari si jahat. 38Kamu juga telah mendengar Firman, ‘Mata ganti mata dan gigi ganti gigi.’ 39Tetapi Aku berkata kepadamu, jangan melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan jika seseorang menampar pipi kananmu, sodorkanlah juga pipi kirimu; 40jika orang ingin mendakwa engkau karena ia menghendaki bajumu, biarlah ia mengambil jubahmu juga; 41dan jika orang memaksa engkau berjalan satu setengah kilometer, berjalanlah dengannya sejauh tiga kilometer. 42Berilah kepada orang yang meminta, dan jika orang hendak meminjam darimu, janganlah menolaknya. 43Kamu telah mendengar Firman, ‘Hendaklah engkau mengasihi temanmu dan membenci seterumu.’ 44Tetapi Aku berkata kepadamu, kasihilah mereka yang menyeterui kamu dan doakanlah orang-orang yang menganiaya kamu. 45Dengan demikian kamu bertindak sebagai anak-anak sejati dari Bapamu yang di surga. Karena Ia menerbitkan matahari-Nya bukan hanya untuk orang yang baik, tetapi juga bagi orang yang jahat. Ia pun menurunkan hujan tidak hanya untuk orang yang saleh, tetapi juga bagi orang yang fasik. 46Jika kamu hanya mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah pahalamu? Bukankah pemungut cukai pun melakukan hal yang sama? 47Demikian pula jika kamu hanya mengucapkan salam kepada saudaramu, apa istimewanya perbuatanmu itu? Bukankah suku-suku bangsa yang tidak mengenal Allah pun berbuat demikian? 48Sebab itu hendaklah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di surga adalah sempurna.”