K I T A B   S U C I
[VER] : [KITABSUCI]
[TAURAT]  [ZABUR]  [INJIL] 
[ARTIKEL]

<<  Kisah Teladan Nabi >> 
Halaman 5

Kurban yang Haq, dan Konflik (Bathil)

Kitab Suci Taurat, Surah Kejadian 4:1-12

1Manusia itu menggauli Hawa, istrinya, lalu mengandunglah perempuan itu dan melahirkan Qabil[f]. Katanya, “Aku telah memperoleh seorang anak laki-laki dengan pertolongan ALLAH.” 2Sesudah itu ia melahirkan pula Habil, adik Qabil. Habil menjadi seorang gembala dari kawanan kambing domba, dan Qabil menjadi seorang petani. 3Beberapa waktu kemudian, Qabil membawa sebagian hasil tanahnya sebagai persembahan kepada ALLAH. 4Habil pun membawa beberapa anak sulung dari kawanan kambing dombanya beserta lemak-lemaknya. ALLAH berkenan kepada Habil dan persembahannya, 5tetapi kepada Qabil dan persembahannya Ia tidak berkenan. Lalu Qabil menjadi sangat marah dan mukanya masam. 6Berfirmanlah ALLAH kepada Qabil, “Mengapa engkau marah, dan mengapa mukamu masam? 7Jika engkau berbuat baik, bukankah engkau akan diterima? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintai di depan pintu. Ia menghasratkan engkau, tetapi engkau harus menguasainya.” 8Namun, Qabil berkata kepada Habil, adiknya, “Mari kita pergi ke padang.” Pada saat keduanya ada di padang, tiba-tiba Qabil menyerang Habil, adiknya, lalu membunuhnya. 9Maka berfirmanlah ALLAH kepada Qabil, “Di manakah Habil, adikmu itu?” Jawabnya, “Aku tidak tahu! Apakah aku ini penjaga adikku?” 10Firman-Nya, “Apa yang telah Kaulakukan? Darah adikmu itu berseru kepada-Ku dari tanah! 11Sekarang, terkutuklah engkau, terbuang jauh dari tanah yang telah membuka mulutnya untuk menerima darah adikmu itu dari tanganmu. 12Apabila engkau mengerjakan tanah itu, maka tanah itu tidak akan lagi memberikan hasil sepenuhnya kepadamu. Engkau akan menjadi seorang pengembara dan pelarian di bumi.”

Seperti yang disabdakan dari Kitab-kitab yang diturunkan sesudah Kitab Taurat:

Kitab Suci Injil, Surah Ibrani 11:4

4Oleh sebab iman juga, Habil telah mempersembahkan kepada Allah suatu kurban yang lebih baik daripada kurban yang dipersembahkan oleh Qabil, dan karena itu ia memperoleh kesaksian bahwa ia adalah orang yang benar. Allah sendirilah yang memberikan kesaksian yang baik atas apa yang dipersembahkannya itu. Ia telah wafat, tetapi oleh sebab imannya, ia masih berbicara.

Kitab Suci Injil, Surah 1 Yahya 3:11-15

11Karena demikianlah pesan yang telah kamu dengar dari mulanya, yaitu hendaklah kita saling mengasihi, 12bukan seperti Kabil yang asalnya dari si jahat dan yang membunuh saudaranya. Apa sebabnya ia membunuh saudaranya? Sebab perbuatannya jahat dan perbuatan saudaranya benar. 13Hai Saudara-saudaraku, jangan kamu heran jikalau kamu dibenci oleh dunia ini. 14Kita sudah pindah dari kematian kepada kehidupan. Hal itu kita ketahui karena kita mengasihi saudara-saudara kita. Orang yang tidak mengasihi sesamanya, tinggal di dalam kematian. 15Barangsiapa membenci saudaranya, ia adalah seorang pembunuh, dan kamu tahu bahwa semua pembunuh tidak mempunyai hidup yang kekal di dalam dirinya.

Qs. Al Maa'idah 5:27-30

27. Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan korban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil): "Aku pasti membunuhmu!." Berkata Habil: "Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa. 28. "Sungguh kalau kamu menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku sekali-kali tidak akan menggerakkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. Sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan seru sekalian alam." 29. "Sesungguhnya aku ingin agar kamu kembali dengan (membawa) dosa (membunuh)ku dan dosamu sendiri, maka kamu akan menjadi penghuni neraka, dan yang demikian itulah pembalasan bagi orang-orang yang zalim." 30. Maka hawa nafsu Qabil menjadikannya menganggap mudah membunuh saudaranya, sebab itu dibunuhnyalah, maka jadilah ia seorang diantara orang-orang yang merugi.